Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2018

Kopi ( Bagian 1 : Barista )

Terkadang aku ingin menjadi seorang barista. Supaya aku tahu takaran manisnya kopi  Terkadang aku ingin menjadi seorang barista  Supaya aku bisa lihai menjadikan kopi lebih indah di pandang matamu  Wahai bubuk bubuk hitam pekat  sekarang aku lebih percaya kopi lebih enak rasanya Sekarang aku tahu ada yg lebih pahit dari pada kopi tanpa gula  Kopilih jatuh cinta hanya sesaat at

Feeds

Tiga - Tiga Sembilan - Sembilan  Ya, aku sedang melakukan perhitungan  Bukan, soal hasil dagangan  Atau bukan pula tanggal jadian . . . . . Skip skip,  mata melihat foto diri sibuk memilah milah  Gambar apa yang pantas tanpa harus wah Sebab, aku kurang percaya diri jika wajah Sebenarnya pula aku kurang suka selfi cukup jodoh yg dikirim Tuhan saja yg melihat anggunku ini . . . Wahai kamu, jangan merasa heran juga Katanya aku kurang suka selfi  Lalu bertanya : aku masih menemukan foto alai mu satu dua Sini, ku bisikkan  Kalau aku kurang suka bukan berarti tidak . . . .  Ya, satu dua foto itu hanya perwakilan Supaya orang lain paham siapa pemiliknya Itu saja  . . . . . Wahai kamu, tolong pula jangan marah Feed itu membuat instagrammu penuh  Feed itu membuat kamu kehilangan gambar yg kamu sebut itu spesial . . . . . . Benar saja, dia belum tahu bagaimana Mengun...

Sepi Disepuluh Februari

Aku mencoba melawan waktu Tapi aku tak bisa menolak lupa  Aku mencoba memejamkan sendu  Di sepuluh februari yg ini kamu tak ada  Berpaling  Merinding diujung ujung hari  Aku takutkan, tapi tak ingin pusing  Tentang rindu yg tak terbalas hingga kini  Tentang kepergian, yg membawa ke sosok Sosok itu orang baru  Yg ku lihat, di beberapa waktu yg lalu  Lewat gambar yang dikirimkan teman padaku  Sejelas mataku memandang foto itu kamu Senyum bahagia dengan buket bunga ditangan  Untuk orang lain bukan ?  Karena untuk daku itu hanyalah angan Hai, kenangan  Kamu mungkin lupa sepuluh februari  Penting juga tidak, ya. Aku ini .. Hanya masalalu yg menolak sepi  Hai kenangan,  Mungkin yg kamu tahu saat itu 10 februari aku terlahir kembali  Tapi yg aku tahu, mungkin kini sudah lupa Pagi ini disepuluh februari  Segelintir orang menyatakan sela...