Rahasia Bernostalgia pada hal yang masih menjadi kesunyian Hingga sampai kapan mulut kita mengatup dan terkunci rapat-rapat Melihat seolah tak ada cela sesuatu padahal sesungguhnya ada yang harus dipecahkan Aku atau kamu sebenarnya bantas untuk berbicara sesuatu Namun pikiran kita tak pernah setuju Maka tindak itu pun tiada pernah terjadi Mataku kelu Matamupun tiada berbeda Seperti ada yang kita sembunyikan dibalik bola mati ini Namun masih saja berberat langkah Walau kita berbalik arah, tetap saja masih tertutup bukan Karena kita memang tiada ingin membuka pintu-pintu itu Pintu-pintu yang biasa disebut pintu kesunyian Yang berisi hal besar, mungkin lebih besar dari pemikiran kita Dibelakang sisi jahitan kain, tanganku mengepal, Tanganmu pun terlihat sama Ada sesuatu yang ingin ditunjukan Lalu berpindah didepan sisi jahitan kain Kini ku kepalkan tanganku dihadapanmu Posisim...
Jomlo yang belum Move On, dari Ke Jombloannya. Klik strip 3 buat liat label tulisan. Selamat membaca wahai pemilik hati Trimakasih :)