Waktu sudah menunjukan pukul empat sore, Sang Surya belum merundukan sinarnya. Suara tawa anak-anak kecil seakan-akan memanggil Denis untuk bergegas ke luar rumah. Sambil mengeluarkan sepeda, Denis meminta izin kepada Ibunya, “Bu, Denis izin main dulu,” “Hati-hati Sayang, sebelum maghrib kamu harus pulang !” perintah Ibunya. “Iya, Bu,” jawab Denis. Bersama angin sepoi-sepoi dan cahaya langit sore yang bersurai emas, Denis dan kedua temannya mengayuhkan sepeda mereka. Tiba-tiba, ayunan sepeda mereka terhenti di depan rumah tembok bercat biru. Nampak sebuah keluarga sedang sibuk menata barang dan memasukkannya ke dalam rumah tersebut. Terlihat pula seorang gadis kecil yang berdiri sembari menggendong bonekanya. “Kita mendapatan tetangga baru,” ucap Denis. “Benar juga,” sahut Aldo dan Rehan. Selanjutnya mereka pulang ke rumah. Sesampainya di rumah Denis menceritakan hal ini kepada orangtuanya. Hari esok pun tiba, Denis bergegas berangkat ke sekolah. Suasana ruang kelas ramai sepert...
Jomlo yang belum Move On, dari Ke Jombloannya. Klik strip 3 buat liat label tulisan. Selamat membaca wahai pemilik hati Trimakasih :)